Beberapa hari yang lalu, laptop saya merk Compaq presario v3000 mengalamai crash ketika saya menginstall Program CorelDraw X3. Setelah menunggu beberapa lama, proses instal tidak selesai-selasai. Saya memutuskan untuk merestart laptop. Tapi apa yang terjadi, laptop tersebut tidak bisa lagi masuk ke windows. Setiap kali direstart selau bluescreen dan muncul tulisan Unmaountable_boot_Volume. Saya lau mencoba untuk masuk ke safe mode, tapi hasilnya tetap bluscreen juga. Saya sampai stress dibuatnya. Masalahnya didalam laptop tersebut banyak data yang telah dikerjakan dan tinggal diprint. Dan hampir dekat deadline.
Salah seorang teman menyarankan untuk menyarankan untuk membongkar hardisk, lalu membackup datanya kemudian menginstall ulang windowsnya. Tapi saya jadi ragu karena sebelumnya sudah pernah mencoba menginstall ulang windows laptop tersebut tapi tidak bisa. Saat proses instalasi, Tertulis kalau hard drive laptop tersebut tidak dikenali. Tapi karena sudah pusing setelah beberapa kali merestart dan hasilnya tetap saja bluescreen, Saya lalu membongkar laptop tersebut. Masalah timbul lagi saat salah satu baut dari internal hardisk tidak bisa dibuka. Mulai dari obeng, pisau dan pisau lipat dicoba tapi tidak memberikan hasil.
Terlintas ide untuk mencoba cara lain yaitu dengan mencari di internet. Ternyata info mengenai problem Unmaountable_boot_Volume sangat banyak. Dan banyak solusi juga yang ditawarkan. Dan yang paling banyak adalah dengan masuk ke repair saat instalasi windows denga menggunakan cd windows xp lau mengetikkan perintah checkdisk dan dilanjutkan dengan recovery. Kemudian dilanjukan dengan perintah fixmbr. fix mbr adalah perintah untuk membuat master boot records yang baru. jadi urutannya adalah :
chckdsk c: /r /p
fixmbr
exit
setelah mendapatkan perintah-perintah diatas, masih belum bisa diaplikasikan karena untuk mengetikkan perintah tersebut harus masuk ke repair instalasi windows XP. Padahal laptop idak masuk ke pilihan repair karena tidak dikenalinya hard drive. Solusinya tidak lain adalah mencari informasinya di internet. Kembali solusi didapatkan yaitu dengan mendisable SATA di BIOS. Setelah mendiasble SATA, laptop sudah bisa masuk ke repair lalu saya mengetik erintah – perintah diatas. proses check disk berjalan lancar walaupun memakan waktu yang cukup lama. kemudian perintah fixmbr saya pilih “yes (y)”. lalu mengetik perintah “exit”. Kemudian laptop terestart secara otomatis. Setelah masuk kembali ke BIOS dan meng-enable kembali pilihan SATA, Windows di laptop compaq presario v3000 kembali bisa digunakan. Alhamdulillah.